Shahih Muslim 4803: Abu Hurairah, dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: 'Seorang bayi tidak dilahirkan (ke dunia ini) melainkan ia berada dalam kesucian (fitrah). Kemudian kedua orang tuanyalah yang akan membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi

Jumat, 18 Oktober 2013

Ayah dan Bunda : Tebarkanlah Salam Keseluruh Penduduk Dunia

- 0 komentar
Ayah dan Bunda, Ucapan salam adalah ucapan penghormatan dan doa. Apabila kita dihormati dengan suatu penghormatan maka seharusnya kita membalas dengan sebuah penghormatan pula yang lebih baik, atau minimal, balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.

Ucapan ”Assalamu’alaikum”, السلام عليكمmerupakan anjuran agama, dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan umat beragama, dengan salam dapat menjalin persaudaraan dan kasih sayang, karena orang yang mengucapkan salam berarti mereka saling mendo’akan agar mereka mendapat keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. 

Keutamaan Menebar Salam :

224- قَالَ r: لاَ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوْا، وَلاَ تُؤْمِنُوْا حَتَّى تَحَابُّوْا، أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ، أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ.
224. Rasulullah r bersabda: “Kamu tidak akan masuk Surga hingga kamu beriman, kamu tidak akan beriman secara sempurna hingga kamu saling mencintai. Maukah kamu kutunjukkan sesuatu, apabila kamu lakukan akan saling mencintai? Biasakan mengucapkan salam di antara kamu.”[1]
225- ثَلاَثٌ مَنْ جَمَعَهُنَّ فَقَدْ جَمَعَ اْلإِيْمَانَ: اْلإِنْصَافُ مِنْ نَفْسِكَ، وَبَذْلُ السَّلاَمِ لِلْعَالَمِ، وَاْلإِنْفَاقُ مِنَ اْلإِقْتَارِ.
225. “Ada tiga perkara, barang siapa yang bisa mengerjakannya, maka sungguh telah mengumpulkan keimanan: 1.Berlaku adil terhadap diri sendiri; 2.Menyebarkan salam ke seluruh penduduk dunia; 3.Berinfak dalam keadaan fakir.”[2]
226- وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ t: أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيَّ r: أَيُّ اْلإِسْلاَمِ خَيْرٌ، قَالَ: تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ.
226. Dari Abdullah bin Umar t, dia berkata: “Sesungguhnya seorang laki-laki bertanya kepada Nabi r, manakah ajaran Islam yang lebih baik?” Rasul r bersabda: “Hendaklah engkau memberi makanan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak.”[3]


[1]. HR. Muslim: 1/74, begitu juga imam yang lain.
[2]. HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari: 1/82, dari hadits ‘Amar secara mauquf muallaq.
[3]. HR. Bukhari dengan Fathul Bari: 1/55, Muslim: 1/65.
Ayah dan Bunda : Ketahuilah bahwa memulai salam hukumnya adalah sunnah dan menjawab salam hukumnya adalah wajib. Jika orang yang mengucapkan salam terdiri dari sekelompok orang (jama’ah) maka berlaku bagi mereka hukum sunnah kifayah yang berarti jika salah satu dari mereka mengucapkan salam, maka sunnah salam tersebut  menjadi hak mereka seluruhnya. Jika orang yang disalami adalah satu orang maka wajib  (Fardhu ‘ain) dia untuk menjawab. Jika orang yang disalami adalah sekelompok orang (Jama’ah) maka hukum menjawab salam bagi mereka menjadi Fardhu Kifayah, yang berarti jika salah seorang dari mereka sudah menjawab salam, maka terputuslah dosa / kesalahan bagi yang belum menjawab salam. (Al Minhaj, Jilid 7 hal 261)
Salam bukan sekedar ungkapan kasih-sayang, tetapi memberikan juga alasan dan logika kasih-sayang yang di wujudkan dalam bentuk doa pengharapan agar anda selamat dari segala macam duka-derita. Salam mendoakan agar hidup dengan penuh kebaikan. Salam mengingatkan kita bahwa kita semua bergantung kepada Allah SWT. Tak satupun makhluk yang bisa mencelakai atau memberikan manfaat kepada siapapun juga tanpa perkenan Allah SWT.
[Continue reading...]

Selasa, 15 Oktober 2013

Ayah dan Bunda : Kenapa Yah Ayam Berkokok Malam Hari ? (Mengganggu Orang Tidur Aja)

- 0 komentar

Ayah dan Bunda tentunya kenal  dengan hewan yang dinamakan ayam?. Bagaimana kalau kita denger suara hewan yang satu ini berkokok tengah malam?. Mungkin ada sebagian orang yang jengkel pada hewan yang satu ini jika berkokok tiap malam dan merasa terganggu karena kita yang sedang terlelap tidur, apalagi ayam tersebut berkokok tiap hari. Padahal coba kita perhatikan, Makhluk Allah yang satu ini selalu istiqomah membangunkan kita dengan suara lantangnya di setiap waktu menjelang subuh  dan tidak pernah bangun terlambat, Hebat ya ^_^ ( coba tes, cepetan mana bangunnya kita sama ayam? ^_^ )
Tapi tahukah anda bahwa Hewan yang satu ini ada keutamaannya loh, dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa :


228- إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيْكَةِ فَاسْأَلُوا اللهَ مِنْ فَضْلِهِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا، وَإِذَا سَمِعْتُمْ نَهِيْقَ الْحِمَارِ فَتَعَوَّذُوْا بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِنَّهُ رَأَى شَيْطَانًا.
228. “Apabila kamu mendengar ayam berkokok, mintalah anugerah kepada Allah, sesungguhnya ia melihat malaikat. Tapi apabila engkau mendengar keledai meringkik, mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguan setan, sesungguhnya ia melihat setan”.[1]

[1]. HR. Bukhari dengan Fathul Bari: 6/350, Muslim: 4/2092.

Bahkan dalam sebuah hadist yang lain : 
Hadis riwayat Aisyah ra.:
Dari Masruq, ia berkata: Aku bertanya kepada Aisyah tentang amal yang dilakukan Rasulullah saw. Dia menjawab: Beliau senang beramal yang berkesinambungan.Aku bertanya Lagi: Kapan beliau mengerjakan salat? Aisyah menjawab: Apabila mendengar suara ayam jantan berkokok beliau segera bangun dan melakukan salat. (Shahih Muslim No.1225)


Jadi, janganlah mencaci ayam yang sedang berkokok dimalam hari yah, apalagi sampai menimpuk / melempari atau menyakitinya, karena sesungguhnya ia melihat malaikat dan menyeru kepada shalat, lain kali kalau ada ayam berkokok maka jangan lupa berdoa Kepada Allah yah segera bangun dan melakukan salat ^_^

Wallaahu A'lam bisshawab

[Continue reading...]

Ayah dan Bunda : Inilah Petunjuk Apabila Mendengar Anjing Menggonggong

- 0 komentar
Ayah dan Bunda, Pasti tahu hewan anjingkan?. Anjing dipercaya memiliki insting yang tajam sehingga dapat memberi peringatan tanda bahaya kepada pemiliknya. Ada mitos yang mengatakan jika anjing menggonggong pada malam hari dianggap bahwa di sekitar anjing tersebut terdapat makhluk gaib, dan mitos ini pun masih banyak orang yang mempercayainya sampai sekarang. Tapi tahu kah anda hal tersebut ternyata bukan sekedar mitos karena ada dalam sebuah hadist menjelaskan berikut ini : 






Inilah Petunjuk Apabila Mendengar Anjing Menggonggong :

229- إِذَا سَمِعْتُمْ نُبَاحَ الْكِلاَبِ وَنَهِيْقَ الْحَمِيْرِ بِاللَّيْلِ فَتَعَوَّذُوْا بِاللهِ مِنْهُنَّ فَإِنَّهُنَّ يَرَيْنَ مَا لاَ تَرَوْنَ.
229. “Apabila kamu mendengar anjing menggonggong dan mendengar keledai meringkik di malam hari, mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya mereka melihat apa yang tidak kamu lihat”.[1]

[1]. HR. Abu Dawud: 4/327, Ahmad: 3/306. Al-Albani, menshahihkannya, dalam Shahih Abi Dawud:3/961.

^_^ Semoga Allah melindungi kita dari hal-hal yang tidak kita ketahui, Hanya kepada Allah lah tempat kita berlindung dan memohon Pertolongan. 

[Continue reading...]

Minggu, 13 Oktober 2013

Ayah dan Bunda : Tahu men-Tahnik ? ( Hadiah Untuk Buah Hati Baru Lahir )

- 0 komentar

Ayah dan Bunda : Apakah anda tahu apa itu  men-Tahnik ?. Memang terdengar asing ditelinga, namun ayah dan bunda sepertinya mesti mengetahui apakah yang dimaksud mentahnik, karena ini adalah suatu bentuk hadiah untuk buah hati kita. mari kita coba bahas.

Tahnik adalah melumurkan kurma ke langit-langit mulut bayi setelah kurma tersebut dilumat.[1] An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Para pakar bahasa menyatakan bahwa tahnik adalah mengunyah kurma atau semacamnya, kemudian menggosokkannya ke langit-langit mulut si bayi”.[2]
Tujuan mentahnik di sini adalah agar si bayi terlatih mengunyah makanan dan menguatkannya untuk makan.[3]
Bukti Tuntunan Tahnik
Dari Abu Musa, beliau berkata,
وُلِدَ لِى غُلاَمٌ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ وَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ.
“(Suatu saat) aku memiliki anak yang baru lahir, kemudian aku mendatangi Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau memberi nama padanya dan beliau mentahnik dengan sebutir kurma.[4]
Dari ‘Aisyah, beliau berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يُؤْتَى بِالصِّبْيَانِ فَيُبَرِّكُ عَلَيْهِمْ وَيُحَنِّكُهُمْ.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam didatangkan anak kecil, lalu beliau mendoakan mereka dan mentahnik mereka.”[5]
An Nawawi menyebutkan dua hadits di atas dalam Shahih Muslim pada Bab:
استحباب تحنيك المولود عند ولا دته وحمله إلى صالح يحنكه وجواز تسميته يوم ولا دته واستحباب التسمية بعبدالله وإبراهيم وسائر أسماء الأنبياء عليهم السلام
”Dianjurkan mentahnik bayi yang baru lahir, bayi tersebut dibawa ke orang sholih untuk ditahnik. Juga dibolehkan memberi nama pada hari kelahiran. Dianjurkan memberi nama bayi dengan Abdullah, Ibrahim dan nama-nama nabi lainnya.”
Pelajaran Penting Tentang Tahnik
Pertama: Para ulama sepakat tentang disunnahkannya (dianjurkannya) mentahnik bayi yang baru lahir dengan kurma. Jadi tahnik dilakukan di hari pertama.
Kedua: Jika tidak mendapati kurma untuk mentahnik, maka bisa digantikan dengan yang lainnya yang manis-manis.
Ketiga: Cara mentahnik adalah orang yang mentahnik mengunyah kurma hingga agak cair dan mudah ditelan, lalu ia membuka mulut si bayi, lalu ia menggosokkan kunyahan kurma tadi di langit-langit mulutnya sehingga si bayi akan mencernanya ke dalam kerongkongannya.
Keempat: Hendaknya yang melakukan tahnik adalah orang sholih sehingga bisa diminta do’a keberkahannya, terserah yang mentahnik tersebut laki-laki atau perempuan. Jika orang sholih tersebut tidak hadir, maka hendaklah bayi tersebut yang didatangkan ke orang sholih tersebut.[6]
Namun yang lebih tepat adalah tahnik tidak dipersyaratkan dengan orang sholih dengan beberapa alasan:
1- Tidak bisa kita menyamakan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan yang lainnya.
2- Tidak bisa kita menentukan seseorang itu sholih karena kesholihan itu letaknya di hati.
3- Kita tidak bisa memastikan seseorang itu sholih karena kita tidak tahu bagaimana kelak akhir hidupnya.
4- Tahnik pada orang sholih tidak pernah dilakukan di antara para sahabat karena seandainya hal itu baik, tentu mereka akan mendahului kita dalam melakukannya.
5- Orang yang dianggap sholih bisa jadi terfitnah atau semakin ujub jika melakukan hal tersebut, dan ini amat bahaya pada diri orang beriman. (Lihat Taisir Al 'Azizil Hamid, Syaikh Sulaiman At Tamimi, 1: 413)
Mengenai yang mentahnik boleh seorang wanita sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul Qayyim bahwa Imam Ahmad bin Hambal ketika lahir salah satu bayinya, beliau menyuruh seorang wanita untuk mentahnik bayinya tersebut.[7]
Ada ulama yang memberi penjelasan urutan makanan yang dijadikan bahan untuk mentahnik: tamr (kurma kering); kalau tidak ada, barulah rothb (kurma basah); kalau tidak ada, barulah makanan manis yaitu yang jadi pilihan adalah madu; dan setelah itu adalah makanan yang tidak disentuh api.[8]
Di Samping Mentahnik, Minta Do’a Keberkahan
Di samping mentahnik, penjelasan di atas juga menunjukkan setelah ditahnik hendaknya orang yang mentahnik mendoakan keberkahan pada si bayi dan lebih utama yang mentahnik dan mendoakan adalah orang sholih. Yang dimaksud keberkahan adalah tetapnya dan bertambahnya kebaikan.
Do’a keberkahan di sini seperti do’a: Allahumma baarik fiih (Ya Allah, berkahilah dia), atau boleh pula dengan do’a keberkahan lainnya.


[1] Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, 2/3716, Multaqo Ahlil Hadits
[2] Al Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al Hajjaj, Yahya bin Syarf An Nawawi, 3/194, Dar Ihya’ At Turots, cetakan kedua, 1392.
[3] Fathul Baari, Ibnu Hajar Al Asqolani, 9/588, Darul Ma’rifah, 1379.
[4] HR. Muslim no. 2145.
[5] HR. Muslim no. 2147.
[6] Keempat point ini diolah dari penjelasan An Nawawi rahimahullah dalam Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/122-123.
[7] Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah, 2/3716
[8] Fathul Baari, Ibnu Hajar Al Asqolani, 9/588.

^_^ Semoga Allah memberikan Anugrah kepada kita buah hati yang shaleh dan shalihah. Amin
[Continue reading...]

Ayah dan Bunda : Hati-hati dalam memuji ( inilah Doa Ketika dipuji Orang Lain )

- 0 komentar
Ayah dan Bunda : Berhati-hatilah ketika kita dipuji orang. Pujian bisa jadi 'berbahaya' karena jika kita terlena, bisa-bisa kita terperosok ke dalam sifat ujub dan sombong. Memang tidak dipungkiri lagi tabiat manusia suka dipuji, disanjung. Tapi, janganlah kita terlena dengan pujian & sanjungan orang kepada kita. Karena pada dasarnya, pujian dan celaan tidaklah merubah hakikat siapa diri kita. Justru yang kita takutkan ketika kita hanya mencari pujian orang lain, beramal karena ingin di puji

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

ثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ : شُحٌّ مُطَاعٌ وَهَوًى مُتَّبَعٌ وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ
Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan: (1) tamak lagi kikir, (2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak pada kejelekan), dan ujub (takjub pada diri sendiri).” (HR. Abdur Rozaq 11: 304. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shahihul Jaami’ 3039).
lalu, apa yang mesti kita ucapkan jika kita dipuji orang lain?

Berikut ini ada do'a yang diucapkan oleh sahabat Abu Bakar radhiallahu 'anhu ketika beliau dipuji:

Ketika dipuji, Abu Bakr berdo’a,
اللَّهُمَّ أَنْتَ أَعْلَمُ مِنِّى بِنَفْسِى وَأَنَا أَعْلَمُ بِنَفْسِى مِنْهُمْ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ وَاغْفِرْ لِى مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ وَلاَ تُؤَاخِذْنِى بِمَا يَقُوْلُوْنَ
Allahumma anta a’lamu minni bi nafsiy, wa anaa a’lamu bi nafsii minhum. Allahummaj ‘alniy khoirom mimmaa yazhunnuun, wagh-firliy maa laa ya’lamuun, wa laa tu-akhidzniy bimaa yaquuluun.
[Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka] (Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 4: 228, no.4876. Lihat Jaami'ul Ahadits, Jalaluddin As Suyuthi, 25: 145, Asy Syamilah)


^_^ semoga Allah Melindungi kita.
Ya Allah, bersihkanlah diri kami dari sifat tidak ikhlas dan merasa takjub pada diri sendiri. Jadikanlah kami lebih baik daripada yang mereka nilai dan janganlah siksa kami karena pujian mereka. 
Hanya Allah yang memberi taufik, hidayah dan Maha Segalanya.


[Continue reading...]

Ayah dan Bunda : inilah Bacaan Ketika Kagum Terhadap Sesuatu

- 0 komentar

Ayah dan Bunda inilah Bacaan Ketika Kagum Terhadap Sesuatu - Terkadang apabila kita melihat sesuatu yang mengagumkan, seperti keindahan alam, Terkesan dengan gedung-gedung bertingkat, Melihat sesuatu yang menakjubkan baik sikap atau benda yang dipunyai dari saudara atau temannya dan sebagainya yang membuat kita terkagum-kagum dan tak henti-hentinya kita memuji apa yang kita lihat dengan berlebih-lebihan. namun alangkah baiknya kita mencontoh apa yang dilakukan oleh Rasulullah. Inilah Do' dari Rasulullah pada saat melihat sesuatu dan sangat takjub atau sangat kagum dengan sesuatu yang kita lihat:

BACAAN KETIKA KAGUM TERHADAP SESUATU
سُبْحَانَ اللهِ. 

“Maha Suci Allah.” [261]

اللهُ أَكْبَرُ. 

“Allah Maha Besar.” [262]


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,



إذا رأى أحدكم من أخيه مـا يعجبه, فليدع له بالبركة
“Jika salah seorang di antara kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, maka hendaklah dia mendo’akannya agar diberikan keberkahan kepadanya.”


----------------------------------------------------------------------------------------------------
[261] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 1/210, 390 dan 414, Muslim 4/1857.
[262] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 8/441, lihat pula Shahih At-Tirmidzi 2/103, 2/235, dan Musnad Ahmad 5/218.
[Hadits shahih, riwayat Imam Malik dalam al-Muwaththa’ (II/716 no.2), Ibnu Majah dalamShahih-nya (II/265) dan Ahmad dalam Musnad-nya (III/447)]


^_^ Semoga kita menjadi golongan orang yang tidak memuji secara berlebihan kepada benda / manusia, namun cukuplah hanya kepada Allah tempat kita memuji. Alhamdulillah (Segala Puji Hanya bagi Allah).
[Continue reading...]

Sabtu, 12 Oktober 2013

Ayah dan Bunda : Inilah Doa dan Perbuatan Yang Dilakukan Bila Ada Sesuatu Yang Menggembirakan

- 0 komentar

Ayah dan Bunda : Kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan. Alahkah Baiknya Jika kita mendapatkan suatu kegembiraan kita mencontoh apa yang dilakukan Rasulullah. Seperti yang dijelaskan Berikut ini : 



242- كَانَ النَّبِيُّ r إِذَا أَتَاهُ أَمْرٌ يَسُرُّهُ أَوْ يُسَرُّ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شُكْرًا لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى.
242. “Nabi apabila ada sesuatu yang menggembirakan atau menyenangkannya, beliau bersujud, pertanda syukur kepada Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi”.[1]

[1]. HR. Ashhabus Sunan, kecuali An-Nasai, lihat Shahih Ibnu Majah: 1/233 dan Irwa’ul Ghalil, 2/226.


Semoga kebahagian dari Allah selalu menyertai kita dan kita dijadikan golongan yang senantiasa selalu bersyukur atas segala kenikmana yang telah Allah berikan. ^_^
[Continue reading...]
 
Copyright © . Ajarkan Anakmu - Posts · Comments
Thank Youinfo-aiueo · Powered by aiueo